PERINGATAN HARIPANGAN SEDUNIA TINGKAT KABUPATEN LABUHANBATU UTARA KE XXXIX TAHUN 2019

Damuli Kebun, (07-08-19 Dinas HANPANG)

Bupati Labuhanbatu Utara H.Kharuddin Syah,SE menghadiri  Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke XXXIX, yang digelar di lapangan bola PORKU Kanopan Ulu Kec. Kualuh Hulu, dan turut hadir juga  Ketua DPRD Drs H Ali Tambunan, Wabup Drs H Dwi Prantara MM dan Kadis Hanpang Drs Adu P Sitorus, Kepala OPD Se kabupaten Labuhanbatu Utara dan lainnya pada kesempatan ini Bupati menyampaikan Pidatonya bahwa Lahan pertanian yang terus berkurang karena alih fungsi menimbulkan kehawatiran kita tidak dapat menghasilkan pangan yang cukup atau seimbang.

Karena itu, momentum Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) XXXIX Tahun 20919 untuk dapat meningkatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat serta stakeholder terhadap pentingnya penyediaan pangan.

“Hari ini kita punya kehawatiran, kita tidak dapat menghasilkan pangan yang cukup,” ujar Kharuddin Syah di Lapangan Porku Kanopan Ulu, Rabu (7/8/19).

” karena lahan pertanian yang terus berkurang akibat alih fungsi, dari tanaman padi menjadi lahan tanaman keras, terutama tanaman kelapa sawit sehingga menurunkan produktivitas pertanian pangan dan palawijaya,ujar kharuddin Syah, SE.

Pada bagian lain, bupati menyebut daerah kita terkenal dengan daerah agraris yang didukung kesuburan tanahnya. “Namun bukan menjadi petani konservatif, tetapi petani yang menggunakan alih teknologi pertanian yang modern,” ujar  Kharuddin Syah, SE.

Menurut Bupati Labuhanbatu Utara, dengan pembudidayaan pangan beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA) di Labuhanbatu Utara karena Daerah itu berpotensi bagi keberlangsungan program pertanian lokal akan turut mendukung kedaulatan pangan nasional.

Bertambahnya manusia selalu diiringi peningkatan kebutuhan hidup. Sementara ketersediaan lahan dan air terbatas jumlahnya. Untuk itu kita harus mampu mewujudkan kedaulatan pangan, tegas Kharuddin Syah, SE.

Bupati Labuhanbatu Utara juga menyebutkan, ketergantungan berlebihan pada satu jenis komoditas sangat rawan. Padahal masih terdapat beragam panganan lokal yang bergizi seperti jagung, ubi kayu, kedelai dan lainnya.

“Upaya pendayagunaan diversifikasi pangan telah dilakukan, namun perkembangannya masih sangat lamban,” sambungnya dalam acara yang juga dihadiri pejabat dari Dinas Hanpang Sumut dan sekaligus dewan juri perlombaan B2SA.

Bupati Labura H Kharuddin Syah SE didampingi Ketua DPRD Drs H. Ali Tambunan, Wabup Drs H. Dwi Prantara MM dan seluruh Kepala OPD dan lainnya menyicipi makanan yang di perlombakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Labuhanbatu Utara yang jumlah pesertanya terdiri dari 8 kecamatan yang diikuti oleh ibu-ibu PKK tingkat Kecamatan Se Kabupaten Labuhanbatu Utara pada Peringatan HPS Ke-XXXIX Tahun 2019 dan dewan juri memutuskan atau dimenangkan oleh Kecamatan Kualuh Leidong dan sekaligus mewakili perlombaan HPS ditingkat Provinsi Sumatera Utara yang dilaksanakan setiap tahunnya.